Service Detail
Jasa Perbaikan & Maintenance Pintu Otomatis Kaca di Semarang
Pintu otomatis adalah wajah pertama dari gedung, kantor, atau tempat usaha Anda. Pastikan akses pengunjung selalu lancar, aman, dan memberikan kesan profesional.
Kami melayani instalasi, perbaikan, dan perawatan rutin untuk berbagai mesin pintu otomatis kaca (sistem belt dan motor penempatan atas), mencakup merek terkemuka seperti Dorma, ISg, Dekson, hingga Bft.
Mengapa Maintenance Rutin Sangat Penting?
Pintu otomatis bekerja tiada henti setiap harinya. Tanpa perawatan, komponen mekanis dan elektrikal akan cepat aus. Kami sangat merekomendasikan maintenance rutin minimal 4-6 bulan sekali untuk pembersihan sensor, pelumasan jalur, dan pengecekan komponen.
Mengabaikan maintenance tidak hanya berisiko mengganggu mobilitas operasional, tetapi juga dapat memicu kerusakan berantai yang menelan biaya pergantian mesin (motor/dinamo) jauh lebih mahal dibandingkan biaya perawatan rutin.






Tanda Pintu Otomatis Anda Membutuhkan Perbaikan Segera
1. Pintu tidak mau buka secara otomatis
Penyebab umum: Sensor radar kotor, terhalang objek, atau modul kontrol kehilangan sinyal.
2. Pintu buka tutup sendiri tanpa ada orang (Ghosting)
Penyebab umum: Ada interferensi pada sensor, korsleting ringan pada kabel, atau sensitivitas radar yang terlalu tinggi.
3. Pintu ada suara kasar saat menutup
Penyebab umum: V-belt sudah aus, roda hanger anjlok atau kotor, dan jalur rel kekurangan pelumas.
4. Gerakan Membuka/Menutup Sangat Lambat
Penyebab umum: Penurunan performa motor penggerak atau beban mekanis yang terlalu berat karena gesekan kotoran.
5. Mesin Mati Total
Penyebab umum: Masalah pada power supply, sekering putus, atau kerusakan fatal pada motherboard (controller).
6. Pintu Tidak Menutup Sempurna (Meninggalkan Celah)
Penyebab umum: Setelan limit switch bergeser atau sabuk belt mengalami kelonggaran.
7. Pintu Bergetar atau Goyang Saat Bergerak
Penyebab umum: Floor guide (penahan bawah kaca) sudah aus, bergeser dari posisinya, atau klem penjepit kaca pada hanger kendor.
8. Pintu Menabrak Kusen Saat Membuka Penuh
Penyebab umum: Karet stopper mekanis rusak atau lepas, dan pengaturan jarak pengereman (braking distance) pada controller tidak dikalibrasi dengan benar.
9. Sensor Kurang Sensitif (Jarak Deteksi Sangat Pendek)
Penyebab umum: Sudut kemiringan radar sensor berubah, lensa penutup buram/kotor, atau komponen di dalam sensor mulai mengalami penurunan performa akibat usia pakai.
10. Sistem Penguncian Otomatis (Locking) Gagal Berfungsi
Penyebab umum: Jika terintegrasi dengan electromagnetic lock atau kunci motorik, biasanya terjadi penurunan tegangan (drop voltage) pada power supply atau controller gagal mengirimkan sinyal penguncian.